Ummatan Wasathan : NU dan Kiyai Pesantren

Nahdlatul Ulama atau disingkat NU menurut K.H. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) adalah organisasi yang unik. NU berbeda dengan organisasi lain, karena sebelum organisasi NU berdiri sudah ada jama’ahnya yaitu para Kiyai, santri dan masyarakat pesantren. Jama’ah NU saat itu sudah tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera dan daerah-daerah lainnya. Dewasa ini…

Read More

KMNU Adakan Konsolidasi Nasional Saat Muktamar NU

Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama akan melaksanakan Konsolidasi Nasional pada tanggal 4-5 Agustus 2015 yang bertempat di Pondok Pesantren Al Aqobah Jombang. Kegiatan ini adalah forum silaturrahim nasional KMNU yang bertujuan untuk membahas perkembangan program kerja dan evaluasi KMNU secara nasional, dan memberikan pengarahan kepada perguruan tinggi yang ingin  membuat KMNU. Selain itu, untuk meningkatkan spiritualitas…

Read More

Pelantikan Pengurus KMNU UNDIP Periode 2018

Oleh: KMNU UNDIP Assalamu’ailaikum wr. wb. Alhamdulillahirobbil’alamin, telah terlaksana prosesi pelantikan Pengurus KMNU UNDIP 2018 pada Sabtu, 7 April 2018 di Masjid Baitul Muttaqin Tembalang. Pelantikan pengurus dilaksanakan sebagai awal peresmian dan pengukuhan Pengurus KMNU Undip 2018. Acara yang berlangsung usai Kajian Rutin Islami KMNU ini berlangsung dengan khidmat dengan dihadiri oleh pembina, anggota kehormatan,…

Read More

Risalah al Jami’ah #5 : Tuntutan dalam Rukun Islam

أَرْكَانُ الْإِسْلَامِ خَمْسَةٌ : شَهَادَةُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللَّهِ، وَإِقَامُ الْصَّلَاةِ، وَإِيْتَاءُ الزَّكَاةِ، وَصَوْمُ رَمَضَانَ، وَحِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيْلًا. مَعَ الْإِخْلَاصِ وَالتَّصْدِيْقِ، فَمَنْ لَمْ يَكُنْ مُخْلِصًا فَهُوَ مُنَافِقٌ، وَمَنْ لَمْ يَكُنْ مُصَدِّقًا بِقَلْبِهِ فَهُوَ كَافِرٌ. “Rukun Islam ada lima : Bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan sesungguhnya…

Read More

MEMUJI ATAU MENYEMBAH RASULULLAH SAW?

Makna puji dan sembah secara bahasa bukan hanya tidak berjauhan, tetapi juga bertetangga samping menyamping. Keduanya akur di dalam kamus tetapi juga membuat kalap sekelompok kecil umat Islam seperti kesurupan kalau ada saudaranya memuji Rasulullah SAW. Bagi orang Islam berjumlah kecil ini, memuji dan menjunjung Rasulullah SAW dengan bacaan sholawat atau upacara tertentu, sederajat dengan…

Read More

Islam, LGBT dan Pernikahan Sejenis

Tanggapan terhadap Tulisan Dr. Mu’im Sirry Tulisan Mun’im Sirry (MS), yang kata Denny JA dalam inspirasi.com adalah seorang scholar Islam asal Indonesia yang mengajar di universitas Amerika, perlu kiranya ditanggapi karena dengan jelas membela pernikahan sesama jenis. MS berargumentasi dengan beberapa ayat dalam al-Qur’an dan juga perbedaan pendapat  fuqaha (ulama fiqih) seputar sanksi bagi pelaku…

Read More

Trend Baru Sarung dan Kopyah MUNAS Organisasi Mahasiswa

1 dari 9 Hal Terunik MUNAS KMNU : Trend Baru “Sarung dan Kopyah” MUNAS Organisasi Mahasiswa Mahasiswa secara umum tampak sebagai golongan menengah ke atas yang sebagian besar selalu tampak elit. Ketika ada acara yang terkait dengan mahasiswa, tak ayal SOP (Standart Operational Procedure) pakaian formal dengan sepatu dilengkapi kaos kaki, kemeja berkerah, almamater, arlogi…

Read More

Fasilitasi Kader Berprestasi, KMNU Nasional Bentuk Program NuTraining

Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) melalui Departemen Nasional Penelitian dan Pengembangan (Litbang) tanggal 23 September 2015 meluncurkan program NuTraining. Program NuTraining bertujuan menjaring kader-kader terbaik KMNU di perguruan tinggi yang berprestasi, cakap dalam public speaking, serta memiliki komitmen yang tinggi. Afifah selaku Kordinator Depnas Litbang mengemukakan bahwa salah satu syarat untuk mengikuti program NuTraining harus mendapatkan…

Read More

Pendidikan Adab Menurut KH. Hasyim Asy-ari #2

DALAM pandangan KH. Hasyim Asy’ari, pembentukan adab merupakan suatu keniscayaan dalam dunia pendidikan, karena dengan adab peserta dapat menuntut ilmu dengan baik. Asy’ari lalu mengutif sebuah kisah bahwa ketika Imam Syafi’i pernah ditanya seseorang, “Sejauh manakah perhatianmu terhadap adab?” beliau lalu menjawab, “Setiap kali telingaku menyimak suatu pengajaran budi pekerti meski hanya satu huruf maka seluruh…

Read More

Merenungi Revolusi Hijau (Bagian III)

Dampak revolusi hijau  justru telah membuat  petani tidak mandiri,  semua harus beli,  pupuk, benih, pestisida. Tak seperti dahulu,  ketika petani masih  belum tahu cerita  revolusi hijau, mereka  pakai pupuk sendiri  (pupuk kandang), benih sendiri, dan tanpa  pestisida, kalaupun menggunakan pasti dengan  pestisida hayati. Saat  itu ekosistem masih terjaga dan mekanisme  alam dengan sendirinya  mengatur apa yang  ada di dalamnya.  Sekarang, harga hasil panen tidak nentu  dan cenderung murah,  padahal cost  produksi  cukup tinggi. Akhirnya, sektor ini seakan tidak menjanjikan. Yang  lebih mengkhawatirkan  bukan generasi petani  sekarang, tapi 10, 20 tahun  kedepan, ketika anak-anak mereka  memutuskan untuk tidak  melanjutkan profesi kepertanian  ayahnya, akhirnya menjual  lahan subur warisan nenek moyangnya. Pada  akhirnya pemerintah menjerit (atas nama konversi lahan).  Kalau sudah begini,  siapa yang bisa di salahkan. Kearifan lokal Indonesia dengan ribuan  budaya yang arif, termasuk  budaya bertaninya. Mereka punya cara sendiri untuk bertani  dan bahkan telah  terbukti mampu beradaptasi  terevolusi hijauadap  spesifik lingkungannya Tiba-tiba datanglah  revolusi hijau, mereka …

Read More