“Bahkan Aku Lupa Kapan Terakhir Kali Bicara dengan Bapak “

Bapak! Terasa angin sepoi membasuh seluruh ruang tak berdinding. Beberapa pohon masih fasih mengurai udara, sebagian lagi terus produktif menyimpan air. Inilah suara gemericik air, mengantar air matamu ke hilir. Bersama gelombang kenangan, separuh dialog dengan masa lalu menjemu di ujung sore. Lengkap dengan desas-desus kepodang. Sesap! Barangkali kesempatan untuk mengambil rencana jauh lebih baik,…

Read More

ZIARAH AULIYA’

Oleh : Muhammad Eka Arifansyah ( KMNU UNSRI ) Zi.a.rah Tiga suku kata istimewa Media belajar super indah Wasilah dekat kepada Allah Ta’ala Z.i.a.r.a.h Himpunan huruf sarat makna Alat pengetuk kalbu manusia Supaya tidak melupa Akan kehidupan alam barzah Ziarah Satu kata bernilai pahala Sunah Baginda Rasulillah Bagi umatnya yang istikamah —penghambaan seutuhnya Sebab dengan…

Read More

SEMBILU MENYAYAT KALBU

Oleh : Muhammad Eka Arifansyah ( KMNU UNSRI ) Tidak semua rasa berujung indah Tidak segala asa bermuara mulia Dan tiap kasih belum tentu menjadi kisah Layaknya Majnun pada Layla Penuh harap untaian cita menjadi nyata Harum mewangi dan merah merekah Sayang, harapan itu kau balik seenaknya Membiarkanku sendiri pasrah tanpa arah Tiba pada suatu…

Read More

LINGKARAN CINTA-

Kunci semangat lumrahnya Enggan jauh-jauh dari lingkaran orang tercinta Lalu-lalang kasih sayang yang tak terbilang Utamanya menjadi sumber alasan panjang Atas pengakuanku bahwa lingkaran kecil itu Rasanya memiliki magnet besar batu-batu Gunung yang terus menjaga keseimbangan Antara bentangan awan, lautan, dan daratan Setiap diri ini mulai letih belajar Kutengok sebentar Abah yang tak lagi segar…

Read More

GALAKSI HAHA HIHI –

Gugusan bintang-bintang Bertabur sembarang Bersinar terang meramaikan ruang Menggurat bermacam kenangan Kerlap-kerlip cantik Bak menari-nari lentik Memenuhi langit yang apik Semua mengangkasa tinggi Berdiameter kecil, besar Bercincin, tidak bercincin Saling melengkapi tanpa gusar Semua ada di galaksi haha hihi Oleh : Muhammad Eka Arifansyah ( KMNU Universitas Sriwijaya )

Read More

Dua Suku Kata –

Bapak… Dua suku kata yang sarat makna Hari-hari bekerja setapak demi setapak Bercucur keringat dan air mata Ibu… Dua suku kata yang erat dengan kasih sayang Hari-hari merawat, mendidik, dan mengasuh Dengan takaran jumlah yang tak terbilang Bapak… Dua suku kata yang senantiasa kuingat Hari-hari tempatku bercerita dan bertanya bak rampak Berbelit-belit, bercabang-cabang, tapi tetap…

Read More

KMNU Poetry

Oleh : Fadhil ( KMNU UII ) Aji Narantaka Melipat waktu memijat bahu Di Kurawa, bagi baratayudha adalah aroma Angan terbang serupa ngilu Darah kering yang menguning di pelipis lara Sedang langit tengadah membiru Sebab bagi Dursala, jauh lebih penting tahta Gerigi awan takluk tinggal bisu Bilamana semesta membalikkan tubuhnya Nyiur kemuning jadi sabda yang…

Read More

Andai Kau Disini, Ya Nabi..

Oleh : tala hawa Andai kau disini, Ya Nabi.. Ingin kutatap wajahmu teramat sangat Andai kau disini, Ya Nabi.. Ingin kupegang tanganmu erat Andai kau disini, Ya Nabi.. Ingin kuungkapkan betapa jiwaku terlelah penat . Andai kau disini, Ya Nabi.. Ingin kutitipkan salam untuk Sang pencipta Jagat Agar menjadikan kecintaanku padamu Cinta yang terselamat Andai…

Read More

Harap

Entah harus senang ataupun sedih Disatu sisi berharap itu senja Tapi disisi lain, mungkin saja bukan senja Kini hati hanya bisa berharap Berharap yang dicipta ialah senja Walau harap kian tak pasti Dan terkadang hanya berakhir kelam . Namun, jalan pikiran dan rasa terus berkata malam Sejauh apapun melangkah tetaplah malam Tak pernah lupa selalu…

Read More

Es Teh Manis Melukis Pukis

Angkringan Jogja malam ini sepi, Bukan seperti tak berpenghuni, Melainkan angin semilir tak suka, memainkan anak rambut para pekerja cinta. (ia lebih suka rambut pekerja serabutan katanya) “Lalu kemana orang-orang?” Tanya es teh kepada yang lain (Nampaknya dia kasian Kepada angin yang berhembus sendirian), Tapi gelas tak menjawab, Tempe mendoan malah sibuk berdoa, Tahu bakso…

Read More