“Bahkan Aku Lupa Kapan Terakhir Kali Bicara dengan Bapak “
Bapak! Terasa angin sepoi membasuh seluruh ruang tak berdinding. Beberapa pohon masih fasih mengurai udara, sebagian lagi terus produktif menyimpan air. Inilah suara gemericik air, mengantar air matamu ke hilir. Bersama gelombang kenangan, separuh dialog dengan masa lalu menjemu di ujung sore. Lengkap dengan desas-desus kepodang. Sesap! Barangkali kesempatan untuk mengambil rencana jauh lebih baik,…