Mutiara Akhlak #3: Ijtihad dan Ta’awun

Bismillaah الاجتهاد مفيد  والتعاون حميد Al_Ijtihadu Mufiidun utawi bersungguh-sungguh iku mufiidun kang ma`idahi, Wat_Ta’aawunu Hamiidun Lan hali utawi tulung-pitulung iku sanget den puji Bersungguh-sungguh itu pasti berfaidah * Dan saling menolong sangatlah terpuji Being earnest is doubtlessly useful * And helping each other is very commendable Tekun berusaha dengan penuh semangat dan pantang menyerah, disebut dengan…

Read More

POT (Pengajian Online Taqrib) #7: Biografi Imam Syafi’i

Dengan menyebut nama Allah, Pemberi Kasih Yang Maha Kasih, Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam, Shalawat teriring salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, dan para sahabatnya Berkata Qadli Abu Syuja’, Ahmad bin Husain bin Ahmad al-Ashfahani rahimahullah: “Sebagian sahabatku, semoga Allah melindungi mereka, meminta kepadaku (Abu Syuja’)…

Read More

Syair Guru Tua: Menyongsong Proklamasi

Disusun oleh : Habib Idrus bin Salim Al-Jufri / Guru Tua (Palu) saat menyongsong momen Proklamasi 17 Agustus 1945 راية العز رفرفي في سمآء * أرضها وجبالها خضرآء Bendera kemuliaan berkibar di angkasa Hijau daratan dan gunung-gunungnya إن يوم طلوعها يوم فخر * عظمته الأبآء والأبنآء Sungguh hari kebangkitannya ialah hari kebanggaan Orang-orang tua dan anak-anak…

Read More

Nasionalisme Kyai dan Pesantren yang Tak Tercatat Tinta Emas Sejarah

Nasionalisme Kyai dan Pesantren yang Tak Tercatat Tinta Emas Sejarah Suka atau tidak, mau atau tidak, kemerdekaan yang sudah kita reguk selama 71 tahun ini, adalah tidak lepas dari peran pesantren. Jauh sebelum pesantren banyak terbentuk, “pesantren” masih menjelma menjadi kesultanan atau kerajaan-kerajaan Islam. Kita semua mungkin sudah mafhum dengan perjuangan raja-raja Islam dari mulai…

Read More

Lomba Foto dan Quote KMNU isi Kemerdekaan

Lomba Foto dan Quote KMNU isi Kemerdekaan Syarat dan Ketentuan Teknis Lomba Foto dan Quote KMNU Isi Kemerdekaan 1. Peserta harus tetap mendaftar dengan Format Nama_Asal_Nama Akun IG_No. HP_Email ke 085718216315 WA Only 2. Peserta harus mem follow instagram @kmnupusat 3. Peserta wajib mencantumkan tagar #LombaKemerdekaan dan #SemangatKMNU serta memention akun @kmnupusat 4. Foto dan quote…

Read More

Menjaga Ibuku, Ibu Pertiwi

oleh : Arief Rizqillah “Kuu lihat ibu pertiiiiwi Seeedang bersusah hati Aaair matanya berliiiinang Mas intannya terkenang . . . Kiiini ibu sedang lara Meeerintih dan berdoa ” Waktu ku kecil, aku berpikir keras Siapa sih ibu Pertiwi? Kasian sekali Ku tanya emak, beliau hanya tersenyum bahagia Ku tanya bapak, beliau malah menepukku banga Ku…

Read More

KH. Sya’oni Ahmadi: Kata Sayyidina Memiliki Tiga Arti

Seiring dengan bertumbuhkembangnya beberapa paham di Indonesia, terdapat sebagian kelompok yang gemar menyalahkan amaliyah nahdliyah yang telah berjalan mengakar di tengah masyarakat. Tak sedikit dari mereka saling beradu argumen dengan masing-masing pihak tanpa memahami duduk permasalahan secara utuh. Seperti perdebatan penggunaan kata “sayyidina” dalam shalawat Nabi. Mustasyar PBNU KH Sya’roni Ahmadi mengatakan bahwa hal tersebut…

Read More

Merenungi Revolusi Hijau (Bagian III)

Dampak revolusi hijau  justru telah membuat  petani tidak mandiri,  semua harus beli,  pupuk, benih, pestisida. Tak seperti dahulu,  ketika petani masih  belum tahu cerita  revolusi hijau, mereka  pakai pupuk sendiri  (pupuk kandang), benih sendiri, dan tanpa  pestisida, kalaupun menggunakan pasti dengan  pestisida hayati. Saat  itu ekosistem masih terjaga dan mekanisme  alam dengan sendirinya  mengatur apa yang  ada di dalamnya.  Sekarang, harga hasil panen tidak nentu  dan cenderung murah,  padahal cost  produksi  cukup tinggi. Akhirnya, sektor ini seakan tidak menjanjikan. Yang  lebih mengkhawatirkan  bukan generasi petani  sekarang, tapi 10, 20 tahun  kedepan, ketika anak-anak mereka  memutuskan untuk tidak  melanjutkan profesi kepertanian  ayahnya, akhirnya menjual  lahan subur warisan nenek moyangnya. Pada  akhirnya pemerintah menjerit (atas nama konversi lahan).  Kalau sudah begini,  siapa yang bisa di salahkan. Kearifan lokal Indonesia dengan ribuan  budaya yang arif, termasuk  budaya bertaninya. Mereka punya cara sendiri untuk bertani  dan bahkan telah  terbukti mampu beradaptasi  terevolusi hijauadap  spesifik lingkungannya Tiba-tiba datanglah  revolusi hijau, mereka …

Read More

Santri Harus Radikal

Maraknya gerakan kelompok Islam garis keras yang muncul di Indonesia satu dasawarsa terakhir ini terutama setelah adanya reformasi 1998 menodai warna Islam Indonesia. Salah satu bentuk gerakan yang dilakukan oleh kelompok Islam garis keras adalah terorisme dengan modus bom bunuh diri yang mengatasnamakan jihad. Gerakan kelompok Islam garis keras ini juga dikenal dengan gerakan radikal…

Read More

Mutiara Akhlak #2: Jujur dan Tata Krama

Bismillaah الأدب شرف  والصدق منج Al_Adabu utawi tatak-rame, iku Syarofun muliye Was Shidqu lan hale utawi jujur, iku Munajjin kang nyelametaken Tata krama itu mulia dan jujur itu menyelamatkan Adab is noble and honesty is saviour Bertatakrama, beradab, penuh sopan santun akan menaikkan seseorang menuju tangga-tangga kemuliaan, meskipun kedua orang tuanya bukanlah ulama besar atau pun bangsawan terpandang. Sebaliknya, buruknya budi pekerti…

Read More