Sayyidi Habib Kadzim Al Saqqaf:
Nabi ﷺ mengajarkan kita apa yang harus diminta (ketika berdoa). Ketika kita meminta sesuatu kepada Allah, kita menyerupai atau ibarat anak-anak. Bayangkan kala seorang raja besar memberikan kesempatan seorang anak untuk memilih apa yang dia inginkan dari kerajaannya.
Apa yang akan diminta anak itu? Karena kecerdasannya yang terbatas, anak itu akan meminta sesuatu yang sepele seperti permen. Jika dia lebih cerdas, tentunya, dia akan meminta saran dari orang tuanya dan orang-orang yang lebih berpengetahuan.
Nabi ﷺ mengajarkan kita bagaimana untuk meminta dan apa saja yang baik untuk diminta dan beliau ﷺ mengatur serta memberi contoh terbaik. beliau ﷺ menyebutkan dua hal yang harus kita tidak pernah lupa untuk meminta saat berdoa.
Pertama, ia mengajarkan kita untuk meminta kepada Allah untuk dikaruniai “Afiyah” yang dapat diterjemahkan sebagai “kesejahteraan” (atau secara umum, afiyah / afiat adalah perlindungan Allâh bagi hamba-Nya dari berbagai macam penyakit dan bencana. Makna afiyah / afiat di dunia dan akhirat yaitu memperoleh keselamatan dari hal-hal yang buruk, yang otomatis mencakup seluruh keburukan yang telah berlalu maupun yang akan datang).
Nabi ﷺ menggunakan kata ini sesuai dengan luasnya pemahamannya. Kesejahteraan disebut di sini tidak semata-mata berhubungan dengan tubuh. Hal ini juga berkaitan dengan jiwa kala di dunia maupun akhirat.
Kedua kita harus selalu meminta agar hidup kita berakhir dalam keadaan
husnul khotimah, dalam keadaan memiliki iman yang teguh dan mantap. Kita harus memohon kepada-Nya agar Dia selubungi hidup kita yang singkat ini yang telah dikaruniai Nya dengan memberi kita iman yang kokoh kepada-Nya dan Rasul-Nya dan bahwa kata-kata terakhir di penghujung hayat kita adalah ” la ilaaha illallah ” (tidak ada Tuhan selain Allah).
‘Karena segala keinginan atau sesuatu yang ada dalam doa bersandar serta bersumber pada kata-kata ini’
اللهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةَ, اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ…
“Ya Allah, sesungguhnya aku betul-betul memohon kepada-Mu pengampunan dan ‘afiyah di dunia dan akhirat.
Ya Allah, sesungguhnya aku betul-betul memohon kepada-Mu pengampunan dan ‘afiyah pada agamaku, keluargaku dan hartaku…” (HR. Abu Daud 5074)
Ya Allah biha
Ya Allah biha
Ya Allah bihusnil khootimah.. (el Naomiy)
Dikutip dari Fanspage FB Foto-Foto Habaib