KMNU Nasional akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-5 KMNU di Kota Bandar Lampung, seperti tempat dilaksanakannya Rakernas ke-3 pada dua tahun sebelumnya. Kegiatan yang dipanitia oleh KMNU UNILA dan dibantu KMNU POLINELA ini akan berlangsung selama tiga hari, yaitu 29-31 Maret 2019. Sebanyak 24 KMNU dari perguruan tinggi se-Indonesia akan meramaikan agenda Nasional KMNU yang dilaksanakan di lingkungan pesantren ini. Pondok Pesantren Al Mutaqien, Kemiling, Bandarlampung, menjadi tempat utama pelaksanaan Rakernas termasuk pelaksanaan 4 sidang komisi. Rakernas KMNU ini menjadi salah satu agenda besar KMNU yang diharapkan berdampak terhadap kebijakan dan rencana strategis selama kepengurusan satu tahun ke depan.
Ketua pelaksana, Dedi Wijayanto mengatakan, bahwa tema dalam acara Rakernas ini yaitu “Mempererat Ukhuwah Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama untuk membangun Fikroh Generasi Muda Nahdlatul Ulama”. Tema tersebut dirasa penting karena usia KMNU yang baru menginjak Lima tahun sehingga masih membutuhkan waktu untuk belajar sebagai sebuah organisasi yang bergerak dalam sosial keagamaan dan intelektualitas di Perguruan Tinggi. “KMNU baru saja melewati masa balita, kita harus sering ngopi (konsolidasi) tepat sebelum memasuki perkembangan selanjutnya, terlebih tugas perkembangan semakin banyak menuju 1 abad NU 2026 nanti” jelas Muhammad Rif’an, Presidium Nasional 2 KMNU. Pada periode ini kelima Presidium Nasional juga akan memaparkan langkah strategis dalam mewujudkan target yang akan dicapai organisasi dalam sepuluh tahun pertama KMNU.
“Rakernas akan dibuka langsung oleh Ketua PWNU Lampung Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag., dan selanjutnya rapat kerja dengan peserta dari perwakilan KMNU setiap perguruan tinggi se-Indonesia,” jelasnya. Sebelum pembukaan akan dilaksanakan Pelantikan Lesbumi (Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia) dan sekaligus sebagai bentuk ukhuwah nahdliyyah KMNU terhadap lembaga-lembaga badan otonom dibawah PBNU.
Agenda terakhir Rakernas V KMNU adalah pelantikan Pengurus Pusat dan Pengurus Regional yang berjumlah sekitar 90 orang oleh Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) KMNU.
Dedi menambahkan bahwa di punghujung acara akan diselenggarakan majelis sholawat dan ceramah keagamaan. Majelis shalawat ini salah satu sarana mahasiswa NU untuk selalu dekat dengan ulama sesuai dengan arahan Rais Syuriah PWNU provinsi Lampung, KH. Sholeh Bajuri. Sebelum meninggalkan kota Bandar Lampung peserta RAKERNAS mengikuti field trip di salah satu objek wisata popular di Provinsi Lampung. (Rouf Kholil/Sayyidah Maulani).