Jatinangor, KMNU Online (18/02)
Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Padjadjaran melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) di Madrasah Al-Fitrah Jatinangor, Sumedang. Dalam MUBES tersebut terpilihlah Muhammad Turmudzi (kiri) mahasiswa Ilmu Sejarah dari Fakultas Ilmu budaya, Universitas Padjadjaran sebagai ketua baru KMNU Padjadjaran periode 2017/2018 secara mufakat.
Acara yang berlangsung satu hari ini diawali dengan penampilan Hadroh KMNU Padjadjaran, pembukaan, kemudian Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) kepengurusan 2016/2017, dilanjutkan dengan pemilihan ketua baru dan Majelis Penasihat Organisasi (MPO). Dalam pemilihan ketua baru ini para calon ditentukan oleh Ahlul Hali Wal Aqdi (AHWA) yang terdiri dari MPO dan Badan Pengurus Harian (BPH) KMNU Padjadjaran.
Calon terdiri dari empat orang yang kemudian dipilih secara musyawarah untuk mencapai mufakat. Adapun peserta yang ada didalam forum tersebut terdiri dari peserta penuh yaitu seluruh anggota KMNU Padjadjaran dan peserta undangan.
Acara pemilihan ketua baru tersebut berjalan dengan sedikit alot dikarenakan keempat calon tersebut mempunyai pengalaman, pengetahuan dan visi-misi yang semuanya berkualitas. Setelah melalui musyawarah panjang akhirnya terpilihlah saudara Muhammad Turmudzi sebagai ketua baru KMNU Padjadjaran Periode 2017/2018. Sedangkan nama-nama MPO yang terpilih yaitu Abdurrahman, Mahbub Ubaedi Alwi, Shalehudin, Arif Ibrahim, Muhamad Aftori, Rizal Bagus Firmansyah, Iid M Nafis, Ayi Nurhalimah, Esa Umi Khalifah, Aniq Maulika.
“Semoga ketua baru dengan semangat baru dan kepengurusan baru dapat membawa KMNU Padjadjaran lebih baik lagi dari kepengurusan sebelumnya. Terus menjaga tradisi ke-NU-an tradisi lama yang baik dan mengembangkan tradisi baru yang lebih baik serta tidak terlibat dengan politik praktis”, ujar Mahbub Ubaidi Alwi mewakili MPO dalam sambutan penutupnya. (Muhtar)