KMNU IPB Bentengi Kader Baru Lewat Aswaja Youth Camp

Bogor, KMNU Online

Ahad (9/10) Sebagai upaya membekali dan membentengi kader-kader baru angkatan 2016 (red, angkatan 53 IPB), KMNU IPB kembali menggelar Aswaja Youth Camp  (AYC). Membekali kader baru KMNU IPB mengenai tiga aspek penting, yaitu Aswaja, NU, dan KMNU merupakan tujuan pelaksanaan AYC ini.  AYC merupakan kegiatan tahunan yang termasuk dalam alur pengaderan KMNU IPB untuk anggota baru.

Acara yang dipandu oleh MC Sirojul Abidin dan Nalbas Suny Lazuardy ini dimulai tepat pukul 10 waktu setempat dan bertempat di RK.U 3.01 Fakultas MIPA Institut Pertanian Bogor. Acara dibuka dengan pembacaan tilawah, lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon juga turut mengawali acara ini.

Ir. Ismatul Hakim, M.Sc, salah satu pembina KMNU IPB dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya mengkaji kitab kuning yang merupakan pustaka islam yang terjaga keautentikannya. Salah satu asaatidz di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Ihya Dramaga, Ustadz Abdurrahman hadir menyampaikan materi mengenai ilmu fiqih dasar Madzhab Imam Syafi’i. Senada dengan Ir. Ismatul Hakim,  Ustadz Abdurrahman juga menyampaikan betapa pentingnya belajar kitab kuning kepada guru yang sanadnya tidak terputus hingga Rasulullah SAW.

Menjelang ishoma, kader baru KMNU 53 dihibur oleh seni wayang kulit yang dibawakan oleh Aditya Bayu Anggara dan diiringi oleh tim hadroh IPB. Usai ishoma, peserta disuguhkan video singkat tentang dokumenter KMNU dan sejarah NU. Materi tentang Aswaja disampaikan oleh Ustadz Khotimi,  ke-NU-an oleh Ustadz Rizqon dan ke-KMNU-an oleh presidium nasional I KMNU Nasional, Hasan Bisri.

Di akhir acara, dilakukan pemilihan ketua angkatan. Pemilihan ketua angkatan penting karena ketua angkatan tidak hanya bertugas satu atau dua tahun tapi selamanya memiliki amanah menjaga kekeluargaan anggota dalam satu angkatannya. Dua mahasiswa yang berasal dari Departemen Agronomi dan Hortikultura, Abdul Mu’iz dan Adlinnisa N., terpilih sebagai pasangan ketua angkatan KMNU IPB 53. Semoga di tangan mereka, KMNU IPB 53 –yang juga menamakan diri sebagai Garda Adhikarya– bisa  lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Selamat meneruskan perjuangan NU lewat KMNU, semoga amanah! (M. Kholili/Kholilah/ el Naomiy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *