Pada lengkung langit dan bola-bola cahaya
Ada seberkas rahasia
Apakah gerangan bola cahaya
Bola itu bintang pijar di gelap malam
Yang menghujam cahaya di ujung shubuh
Bayangan
Setiap manusia tersurat dalam genggam kuasa
Dan perhitungan Tuhan
Lalu tentang dirimun
Darimana ujud asalnya
Dirimu
Dari cairan pekat yang bertumpah
Di sela himpitan punggung ayah
Dan tulang rangka dada bunda
Saat itu dalam kepastian Tuhan bangunkan
Semua insan dan dinding-dinding rahasia disingkapkan
Saat itu
Terkapar manusia tanpa daya
Tak seorangpun mengulur sayang buatnya
Demi langit yang menebarkan biji-bijian hujan
Menyuburhijaukan ladang dan dedaunan
Sungguh ayat ini..kadar pembela
Bukan mainan atau tipu daya
Dan orang-orang kafir itu telah membuat rencana perhitungan
Tapi akupun balik dengan perlawanan
Saat itu
Berilah mereka tenggang waktu
Dalam diam dan nasib tak menentu
F. Elchafiedz, mahasiswa sastra Asia Barat UGM