Superphilic FC KMNU UGM Resmi Dilantik

Yogyakarta, KMNU Online

Sabtu (20/02), KMNU UGM  menyelenggarakan Serah Terima Jabatan, Pelantikan Pengurus Periode 2016, dan Rapat Kerja Pengurus KMNU UGM  yang bertempat di PKM Center UGM, Yogyakarta. Acara pertama adalah rangkaian Serah Terima Jabatan dan Pelantikan yang disaksikan oleh pengurus periode 2015-2016, alumni KMNU UGM, perwakilan KMNU Nasional, Pembina KMNU UGM, dan tamu undangan lainya. Sertijab dilakukan dengan penyerahan bendera KMNU UGM, KMNU, dan Merah Putih sebagai simbol estafet amanah kepengurusan. Acara selanjutnya adalah Rapat Kerja Pengurus Periode 2016/2017.

Jajaran kepengurusan KMNU UGM kali ini memberi nama jajaran kepengurusannya dengan nama Superphilic FC. Tema ini diambil dengan terinspirasi dari Moto KMNU UGM sebelumnya yaitu Islamophilic. Islamophilic adalah istilah yang merupakan kebalikan dari Islamophobia. Secara etimologi Islamophilic berasal dari kata Islam dan philic (cinta, suka, kegemaran). Harapan ke depan KMNU bisa menjadi wadah dakwah Islam yang penuh dengan damai, cinta, dan kasih sayang. Superphilic FC diketuai oleh Ferdy Azmal F. (Ketua Umum/Regista), Zulfarizky Caesario (Ketua I/Enchenge), M. Abduh A (Ketua II/Trequartista), Rizma Septiyanti (Sekretaris I/Center Back), Madinatul ‘Ilim (Sekretaris II/Center Back), Firdaus Rifqi S. (Bendahara I/ Center Back), Izza (Bendahara II/ Center Back), Rilwanu Arroiyyaan (Kadep Kajian dan Amaliyah/Right Fullback), Agung Dimyati (Kadep Jaringan/Center  Forward), Desy Putri R. (Kadep Keputrian/ Right Fullback), Eni Khusnawati (Kadep PSDM/Goal Keeper), Dina Aulia (Kadep Media/Second Striker), dan Nooriza (Kadep Kewirausahaan/Defender Midfielder).

Di dalam Mars KMNU terdapat petikan lirik yaitu “Segenap hati tak akan berhenti mempertahankan Indonesia”. Lirik ini selaras dengan KMNU yang berada di kampus Gadjah Mada. Patih Gadjah Mada seperti kita ketahui dengan sumpah Palapanya melalui kerajaan Majapahit berhasil mempersatukan Nusantara. Kondisi lima PTN terbesar di Indonesia telah terdeteksi adanya paham radikaliseme yang mulai menyebar di dalamnya termasuk UGM. Oleh karena itu, KMNU hadir sebagai pengobat dan pencegah terhadap penyebaran paham radikalisme yang dapat menghancurkan pola pikir positif generasi bangsa Indonesia. Berkembangnya KMNU di kampus – kampus ini harapanya dapat menghilangkan radikalisme yang mengancam Persatuan Indonesia, khususnya di kampus Gadjah Mada.

Pesan – pesan dalam sambutan dan pembekalan untuk kepengurusan ke depan anatara lain :

  1. Jangan kalian tanyakan apa yang KMNU kepada kalian tapi tanyakanlah apa yang kalian berikan kepada KMNU. Jangan melihat jumlah ketika kalian berdakwah. lakukanlah walau hanya sedikit karena suatu saat dari jumlah yang sedikit itu, masing-masing akan bertelur menjadi jumlah yang tak terhingga. (Ahmad Musyaddad/Ketua KMNU UGM 2015-2016)
  2. Kita tidak bisa mendakwahkan Aswaja hanya melalui organisasi yang dikelola secara tradisional dan apa adanya. Kita memerlukan lompatan – lompatan strategis untuk mengimbangi pergerakan dakwah kelompok radikal fundamental. (KH. Mustafidz, S.Fil/Pembina KMNU UGM)
  3. Jangan takut untuk terus mengembangkan KMNU menjadi organisasi paling berpengaruh di PTN sebagai pondasi dalam pembentukan karakter dan sikap nyantri. (Najmu Tsaqib Ahda/Alumni KMNU UGM angkatan 2004)

Selamat mengemban amanah untuk Superphilic FC. Semoga bisa melestarikan dakwah ahlussunah wal jamaah khususnya di kampus kerakyatan, Universitas Gadjah Mada. Salam Aswaja Muda Gadjah Mada!(Falahunnisa Nurul Azmi, KMNU UGM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *