Seorang Kerdil

saya ini hanyalah seorang kerdil

tiada daya saya untuk berkehendak

saya ini hanyalah seorang kerdil

tiada ilmu yang ada pada diri

karena al ‘aalim-lah yang mengetahui

saya ini hanyalah seorang kerdil

tiada sanjungan yang pantas menghampiri

karena al kariim-lah pemilik segala puji

saya ini hanyalah seorang kerdil

tiada patut untuk berbangga diri

karena al aliyy-lah yang maha tinggi

saya ini hanyalah seorang kerdil

tiada sepeser harta pun yang saya miliki

karena al ghoniyy-lah pemilik seisi langit dan bumi

saya ini hanyalah seorang kerdil

seorang yang sering kali ciut nyali saat hadapi cobaan

saya hanyalah seorang kerdil

seorang yang bisanya hanya meminta dan mengharap belas kasihan

bagaimana bisa, seorang yang kerdil seperti saya ini berjalan dengan bertinggi hati di atas bumi

sedangkan ada yang paling pantas untuk memakai selendang kesombongan dan puji (el Naomiy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *