Sebuah Pengakuan

Wahai Nabiku, aku tidaklah pantas menjadi bahagian umat-Mu
Tapi aku tidak ridha dan tidak kan sanggup jauh dari-Mu
Maka curahkanlah syafa’atMu dan maklumi aku yang teramat jauh dari teladan-Mu
Hanyalah engkau yang selalu mengasihani umat-Mu

Pengabaianku pada sunnah-sunnahmu tak terhitung bagai debu di padang pasir
Setidaknya, terimalah shalawat-shalawat dan salamku

Residu umurku terus berkurang setiap waktu
Dan aku merasa kian jauh dari tuntunan-Mu

Wahai kekasihku, umat-Mu yang telah jauh mengabaikan seruan-Mu ini
Kini datang, mengharap ridha-Mu

Kerap lalai akan sunnah-sunnah-Mu dan bakhil, sedang menyebut nama-Mu
Tersungkur, aku memohon nur-Mu
Jika kau ridhai aku bergabung dalam barisan-Mu, itu hak prerogatif-Mu
Dan jika engkau tinggalkan aku, maka siapa lagi yang hendak aku harapkan syafa’at-Nya

Mohammad Arief Rizqillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *