Bentengi Kader Baru, KMNU IPB Adakan Aswaja Youth Camp

Bogor, KMNU Online

Ahad (27/9/2015), KMNU IPB menyelenggarakan kegiatan Aswaja Youth Camp untuk para anggota baru. AYC merupakan salah satu acara inti dari rangkaian Isti’laul Qudrah dalam misi pengkaderan KMNU IPB. Di ruang kuliah Fakultas Kedokteran Hewan, acara ini dimulai dengan pembukaan oleh MC (Shofia dan Dwi Wirastuti) dan dilanjutkan dengan kolaborasi tilawah antara Ikbal Muzaki dan Bayu Chairu Mahad. Setelah itu dua materi utama berurutan, yaitu keaswajaan oleh Ust. Khotimi dan fikih dasar oleh Ust. Said. Para peserta yang terdiri dari mahasiswa baru IPB angkatan 52 dan mahasiswa IPB angkatan 51 yang belum mengikuti IQ tahun lalu, mereka sangat antusias menyerap ilmu dari kedua pembicara tersebut. Penampilan hadrah KMNU juga tidak kalah menggugah hati para peserta untuk lebih mencintai KMNU.

Yang lebih menarik lagi, acara ramah tamah bersama para ustadz. Semua peserta, panitia, pengurus KMNU IPB dan jamaahnya Ust. Said makan siang bersama para ustadz. Hal semacam ini yang menambah erat kebersamaan dan kekeluargaan dalam KMNU IPB.

Usai sholat dhuhur, acara dilanjutkan kembali dengan penampilan dari anak-anak binaan tim pengabdian KMNU IPB. Mereka menampilkan pentas seni dengan menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” diiringi dengan pembacaan puisi. Semua hadirin tersentuh  menyaksikan penampilan anak-anak binaan tim pengabdian yang mengandung banyak pesan moral.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemilihan ketua angkatan yang dimoderatori oleh ketua pelaksana yaitu Nurudin Zanki. Melalui musyawarah mufakat, terpilihlah Tajudin (nahdliyyin) dan Ima (nahdliyyat) sebagai ketua angkatan KMNU IPB 52.

Materi ke-NU-an menutup serangkaian acara Aswaja Youth Camp hari ini. M.  Zimamul Adli sebagai pengisi materi tersebut memaparkan kisah sejarah NU, makna lambang NU, sejarah KMNU Pusat, dan sejarah KMNU IPB. “Saya dibesarkan di NU tidak boleh ingin menjadi apa-apa, tapi harus siap menjadi apapun,” ujar Zimam dalam penyampaian materinya mengutip pesan dari Gus Dur. Acara ditutup dengan do’a dan sholawat dengan memohon keberkahan dalam setiap langkah perjuangan KMNU IPB. (Iqbal Muzakki/ el Naomiy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *