Perjalanan 7 Lapisan Langit ( Lapisan Langit Kedua)

Jika kulukiskan Kekudusanmu dengan tasbih

Kekudusanmu meliputi seluruh arwah

kalamMu berfirman, Arsy pun berguncang

Engkau jadikan Muhammad sebagai cahaya diatas cahaya

Menyilaukan setiap mata yang memandangnya

Melemahkan setiap jiwa-jiwa yang angkuh

Terlukiskan perjalanan yang maha dahsyat ini lebih cepat dari kedipan mata. Maha suci Allah dengan segala ke-Maha-anNya. Nabi dan Jibril pun tiba di langit kedua, mengetuk pintu langit dan mengucapkan salam pada penghuni langit saat itu. Mereka pun mempersilakan Nabi Saw dan Jibril masuk. Ketika itu terlihat langit yang berhiaskan besi yang tidak ada penyambung dan pemisah di dalamnya. Langit ini disebut “Al-Maa’un”. Didalamnya terlihat malaikat yang sedang mengendarai kuda yang indah dengan memanggul pedang-pedang sedang ditangan-tangan mereka ada tombak. Mereka adalah tentara malaikat yang Allah ciptakan untuk membela Islam sampai hari kiamat.

Nabi SAW pun melihat didalamnya dua pemuda yang mirip. Mereka adalah Yahya bin Zakaria as dan Isa bin Maryam as. Maka Nabi SAW pun mengucapkan salam pada mereka dan mereka pun menjawab salam beliau.

Kemudian Jibril as menyuruhku ke depan dan aku pun shalat dua raka’at bersama mereka berdua berdasarkan syari’at agama Ibrahim khalilullah. Setelah itu kami pun menanjak menuju langit yang ketiga  yang cepatnya perjalanan melebihi kedipan mata dan jarak antara langit ketiga dan langit kedua sejauh 500 tahun perjalanan begitupun ketebalan langitnya. (Widiaturrahmi)

Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *