Kajian Risalatul Jamiyah ke-4 : Hamdalah

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَ يُكَافِئُ مَزيْدَهُ. “Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, pujian yang sebanyak jumlah nikmat-Nya bahkan lebih dari itu.” SYARAH : Secara bahasa al-hamdulillah (اَلْحَمْدُ لِلَّهِ) adalah mubtada’ dan khabar, sedangkan rabbil ‘alamin (رَبِّ الْعَالَمِيْنَ) adalah sifat bagi Allah. Al-Hamdu اَلْحَمْدُ)) artinya ungkapan pujian atas perbuatan yang dilakukan secara sukarela. Kata tersebut lebih luas maknanya dari kata kata asy-syukur (اَلشُّكُوْرُ) yang bermakna terima kasih. LafadzAllah (اَللَّهُ) bermakna Dzat yang berhak disembah dengan benar. Hanya berbeda dengan Ilah (إِلَهُ),…

Read More