Pelantikan Anggota Muda KMNU UNDIP 2015

KMNU Online Semarang (16/10) Keluarga Mahasiwa Nahdlatul Ulama Undip (KMNU Undip) menyelenggarakan Taddabur Alam dan Pelantikan Anggota Baru KMNU Undip tahun kedua. Acara berlangsung selama 3 hari yakni pada tanggal 16 – 19 September 2015. Acara tersebut berlokasi di Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba’alawy (SGJB) Gunung Pati.

Read More

KMNU UIN SUKA Gelar Pengajian Akbar 1 Muharram 1437 H

KMNU Online, Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah, calon komisariat baru KMNU UIN SUKA mengadakan kegiatan Pengajian Akbar di Pondok Pesantren At-Taqwa  Jalan Laksda Adisucipto km. 8, Kembang, Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta (14/10). Kegiatan Pengajian Akbar dimulai pukul 15.00-17.30 WIB dengan narasumber Romo K.H. Syakir Ali selaku Dewan Syuriah PWNU DIY dan Al Habib Habibi Al-Attas…

Read More

Mengayun Cahaya

ku mengayun bersama cahaya melepas sehelai kesendirianku mengubur malam sedalam mungkin sekujur tubuhku yang tinggal kerangka di atas daun-daun coklat biarlah menjadi jejak yang termaktub di shaf-shaf-Nya ku menyamun lantunan ayat-ayatullah menderma pada malaikat-malaikat siang mencinta pada nabi-nabi malam dan aroma mesiu yang berlumur darah, dan nanah yang tercium ngarai dedaunan kering biarlah menjadi isyarat yang nyaring kata-kata-Mu bukanlah ayat-ayat dalam koran yang di injak yang ditiduri gelandangan, apalagi kupu-kupu malam tapi, sebuah syair yang menggelinjang di atas sajak sunyiku, yang berdarah-darah yang membeku yang merangkai kata jadi batu hingga aku semakin sadar, semakin sadar hidup tak sekedar cawan yang berisi periuk-periuk emas atau penawar rasa sakit dan pedih dan, surauku yang hening telah pecah tertusuk sajak-sajak kerinduan-Mu talqin-talqin yang mengisahkan serumpun padi yang menguning di kedua bola matamu pelan-pelan membentangkan sajadah bagi tafakhumku mungkin, aku masih terduduk kaku mungkin, aku masih masih mengekal bersama dedaunan yang beranjak ke musim gugur tersebab hanyalah mengekang wahdaniyah melucuti qauniyah ku cium hamparan debu di sebuah oase purba mendesahkan nafas lewat sepoi menyerahkan jiwa menuju kekudusan menengadahkan do’a lewat untaian tasbihku sebuah penjelmaan malaikat siang dan qosidah nabi-nabi malam duh Gusti! ngabduh Chairil Anwar “aku ingin hidup seribu tahun lagi” (Mukhanif Yasin Yusuf)

Read More