{"id":2250,"date":"2016-07-05T06:46:25","date_gmt":"2016-07-05T06:46:25","guid":{"rendered":"http:\/\/wp.kmnu.or.id\/?p=2250"},"modified":"2016-07-05T06:46:25","modified_gmt":"2016-07-05T06:46:25","slug":"kajian-ramadhan-kmnu-uii-5-haris-nur-ali-ibadah-belum-tentu-menjadi-kunci-masuk-surga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/2016\/07\/05\/kajian-ramadhan-kmnu-uii-5-haris-nur-ali-ibadah-belum-tentu-menjadi-kunci-masuk-surga\/","title":{"rendered":"Kajian Ramadhan KMNU UII #5 &#8211; Haris Nur Ali : Ibadah Belum Tentu Menjadi Kunci Masuk Surga"},"content":{"rendered":"<p>Yogyakarta,\u00a0<strong><em>KMNU Online<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Ahad (5\/7) digelar untuk terakhir kalinya Kajian Ramadhan bersama KMNU UII. Program khusus Ramadhan ini diselenggarakan oleh Divisi Kajian, Dakwah, dan Spiritual (Kadasi). Pada pertemuan terakhir ini, diundang Haris Nur \u2018Ali, alumni Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya (FPSB) UII sebagai pemantik kajian sore hari itu.<!--more--><\/p>\n<p>Disampaikan oleh Haris Nur Ali bilamana Syaikh Ibnu Athoillah As-Sakandary dalam Kitab Hikam bahwa orang itu ada kalanya\u00a0<em>i\u2019timad<\/em>\u00a0atau tetangenan (menggantungkan) dengan amal. Suatu pengharapan dari praktek ubudiyah yang dilakukan oleh seseorang misal orang melakukan sholat berjamaah karena pahalanya 27 derajat atau melakukan ibadah ini agar masuk surga dan lainnya.<\/p>\n<p>Orang yang tetanggenan ini dikelompokkan menjadi dua,\u00a0<em>\u2018Abidun\/\u2019Ubad<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>Muridun<\/em>. Seorang\u00a0<em>\u2018Abid<\/em>\u00a0melakukan serangkaian amal dengan mengharapkan ingin masuk surga dan merasakan kenikmatanya serta dijauhkan dari azab neraka.\u00a0<em>Ubad\u00a0<\/em>inilah yang menganggap ibadah tersebut sebagai tiket masuk surga. Sedangkan\u00a0<em>Muridun\u00a0<\/em>melakukan amal dengan mengharapkan wusul kepada Allah dan terbukanya hijab dalam hati.\u00a0<em>Muridun\u00a0<\/em>inilah yang tetanggenannya mendekat dengan Allah agar diberikan ridhoNya.<!--more--><\/p>\n<p>Diceritakan suatu ketika Imam Ghazali menulis kitab, hinggaplah seekor lalat pada kubangan tinta Al Ghazali. Seperti sangat kehausan, Al Ghazali biarkan lalat itu mempuaskan diri meminum tinta sebagai rasa\u00a0<em>welas asih<\/em>nya. Singkatnya, ketika Imam Ghazali wafat terdapat sahabat dekat beliau bermimpi yang kemudian terjadilah dialog dengan beliau.<\/p>\n<p>Sahabatnya itu bertanya, \u201dapa yang telah diperbuat Allah kepadamu hai Al Ghazali? \u201c.<\/p>\n<p>Imam Ghazali menjawab, \u201dAllah telah menempatkanku di tempat yang paling baik.\u201d<\/p>\n<p>\u201cKarena apakah engkau ditempatkan ditempat yang paling baik itu?\u201d tanya sahabatnya kemudian.<\/p>\n<p>Imam Ghazali menjawab, \u201dhanya karena pada saat aku menulis aku memberikan kesempatan kepada seekor lalat untuk meminum tintaku karena kehausan. Aku lakukan itu karena aku sayang pada makhluk Allah. \u201c<!--more--><\/p>\n<p>Imam Ghazali ditempatkan di tempat yang paling baik tersebut bukan dikarenakan amal ibadah ataupun karena kitab yang beliau tuliskan. Tidak ada yang menjamin bahwa segala amal ibadah itu dapat serta merta menjadi tiket masuk surga. Bahkan ketika Syaikh Ibnu Athoillah membagi perjalanan orang menjadi 4 golongan, orang yang bersyukur, orang yang bermaksiat, orang yang taat, dan orang yang kena musibah. Tidak ada yang dapat menjamin keempat golongan tersebut bila baik masuk surga dan buruk masuk neraka.<!--more--><\/p>\n<p>Orang masuk surga itu semata-mata karena rahmat Allah SWT, bukan atas ibadah semata. Orang yang bersyukur tentu bila ia tidak sombong. Orang yang bermaksiat tentu bila ia kemudian tobat. Orang yang taat bila ia istiqomah. Orang yang terkena musibah bila ia sabar. Tetapi, ibadah merupakan thoriqoh yang membawa orang kepada rahmat Allah SWT. Jadi, jangan tinggalkan ibadah semata-mata untuk mencari rahmat-Nya karena dari ibadah itulah jalan turunnya rahmat.<!--more--><\/p>\n<p>Bila surga adalah tujuan manusia maka itu salah, karena yang berhak memasukan manusia ke dalam barisan penghuni surga adalah Gusti Allah. Hanya Allah yang pantas menilai manusia dalam taraf tertentu, baik itu tentang kemusliman maupun keimanan. Bukan manusia secara individual yang menilai manusia lain itu masuk surga maupun terjerembab ke neraka. Hal itu semata-mata karena rahmat Allah ta\u2019ala.<strong>(Mazdan)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yogyakarta,\u00a0KMNU Online Ahad (5\/7) digelar untuk terakhir kalinya Kajian Ramadhan bersama KMNU UII. Program khusus Ramadhan ini diselenggarakan oleh Divisi Kajian, Dakwah, dan Spiritual (Kadasi). Pada pertemuan terakhir ini, diundang Haris Nur \u2018Ali, alumni Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya (FPSB) UII sebagai pemantik kajian sore hari itu.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2254,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,9],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2250"}],"collection":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2250"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2250\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}