{"id":2243,"date":"2015-07-09T06:41:52","date_gmt":"2015-07-09T06:41:52","guid":{"rendered":"http:\/\/wp.kmnu.or.id\/?p=2243"},"modified":"2015-07-09T06:41:52","modified_gmt":"2015-07-09T06:41:52","slug":"mengaji-teori-relativitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/2015\/07\/09\/mengaji-teori-relativitas\/","title":{"rendered":"Mengaji Teori Relativitas"},"content":{"rendered":"<p>Awal tahun lalu, saat bencana banjir &#8220;mengepung&#8221; sebagian wilayah Pulau Jawa termasuk Jawa Barat, saya &#8211;yang waktu itu sudah sekitar 1,5 tahun (hampir) selalu bolak-balik Bandung-Cirebon dan Cirebon-Bandung setiap pekan&#8211; begitu kelimpungan, <!--more-->betapa tidak, jalan yang biasanya saya lalui 2x setiap pekannya mendadak menjadi begitu sesak karena ada limpahan arus lalu lintas dari jalur Pantura (Subang dan Indramayu). Hal tersebut terjadi karena adanya genangan air banjir yang &#8220;memutuskan&#8221; jalur pantura. Tak ayal, waktu perjalanan pun meningkat menjadi 2x lipat sehingga mau tidak mau saya harus beralih ke mode transportasi lain yaitu Kereta Api, sebuah mode transportasi yang jarang saya pilih karena beberapa hal. Dari perjalanan dengan Kereta Api inilah, ada satu hal yang ingin saya bagi, semoga bermanfaat.<\/p>\n<p>Waktu itu tanggal 24 Januari, saya bertolak dari Stasiun Hall, Bandung sekitar pukul 06.00. Di perjalanan, di sebuah terowongan yang kalau tidak salah berada di daerah Padalarang, kereta yang saya naiki -selanjutnya disebut\u00a0<strong>Kereta 1<\/strong>&#8211; berpapasan dengan kereta lain (tentunya dua kereta tersebut melaju pada jalur rel dan arah yang berbeda), selanjutnya kereta yang berpapasan dengan kereta yang saya naiki disebut\u00a0<strong>Kereta 2<\/strong>. Pada saat dua kereta tersebut berpapasan, saya sedikit teringat dengan\u00a0<strong>Teori Relativitas<\/strong>\u00a0yang kemudian begitu melejitkan nama Albert Einstein. Einstein dengan teori relativitasnya sedikit banyak telah mengurangi monopoli Isaac Newton pada Mekanika\/kajian tentang gerak (Teori Relativitas Newton sendiri menyempurnakan teori yang sebelumnya dikemukan oleh Galileo F. Galilei).<!--more--><\/p>\n<p>Waktu itu, saya melihat\u00a0<strong>Kereta 2 \u00a0(seolah-olah) bergerak lebih cepat dari kenyataannya<\/strong>. Loh, gimana sih? Ko bisa???<\/p>\n<p><em>Jadi,\u00a0<strong>misalkan Kereta 2 bergerak dengan kecepatan\/kelajuan 80 km\/jam<\/strong>, maka\u00a0<strong>yang tampak oleh saya yang berada di Kereta 1<\/strong>\u00a0adalah Kereta 2 bergerak dengan kelajuan yang besarnya\u00a0<strong>lebih dari 80 km\/jam<\/strong><\/em>.<\/p>\n<p><strong>Hal itu terjadi karena waktu itu kondisi pengamat (saya) dalam keadaan bergerak dengan arah yang berlawanan dengan kereta 2<\/strong>. Lain halnya jika saya mengamati kecepatan Kereta 2 dengan keadaan Kereta 1 diam, maka yang akan saya simpulkan adalah Kereta 2 bergerak dengan\u00a0<strong>kecepatan 80 km\/jam<\/strong><strong>.<\/strong>\u00a0*Bingung yah? maaf, saya juga bingung.hehe<\/p>\n<p>Saya coba ambil contoh lain, semoga bisa memperjelas. Ketika kita menaiki sebuah kendaraan dengan kecepatan yang lumayan tinggi, maka sekilas ada \u201ckerancuan\u201d ketika kita melihat pepohonan di tepi jalan yang kita lalui,\u00a0<strong>apakah kita yang bergerak pergi meninggalkan pepohonan<\/strong>\u00a0<em><u>atau<\/u><\/em>\u00a0<strong>pepohonan tersebut yang bergerak meninggalkan kita<\/strong>\u00a0yang duduk manis di dalam kendaraan dengan kelajuan yang bisa dibilang sama dengan kelajuan kendaraan yang kita naiki? <!--more-->Nah itulah yang dinamakan\u00a0<strong>Relativitas. Jadi, menurut pohon, kitalah yang bergerak namun menurut kita, pohonlah yang sedang bergerak<\/strong>.\u00a0<em><u>Lantas mana yang sebenarnya benar-benar bergerak dan mana yang sebenarnya benar-benar diam?<\/u><\/em>\u00a0Untuk kasus di atas memang sekilas tampak jelas bahwa\u00a0<strong>kitalah yang bergerak dan pohon yang diam<\/strong>, namun teori relativitas menghendaki agar\u00a0<strong>kita juga harus mau menerima jika ada \u201casumsi\u201d bahwa pohonlah yang bergerak dan kita yang diam<\/strong>. Segala asumsi\/pemahaman itu Relatif benar dan dapat diterima selama punya alasan yang kuat, rasional, dan logis, begitu kurang lebih teori relativitas mengarahkan kepada kita.<\/p>\n<p><strong><em>Lantas, apa relevansinya paparan di atas dengan judul \u201cMengaji Teori Relativitas\u201d?<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Dari teori relativitas tersebut, saya kemudian berpikir bahwa perbedaan yang kita temukan dalam agama yang bersifat\u00a0<em>furu&#8217;iyyah<\/em>\u00a0(Cabang atau bukan dalam hal aqidah) adalah sebuah keniscayaan karena ada begitu banyak hal yang membuat penafsiran pesan-pesan dari Al Qur&#8217;an dan Hadits berbeda antara satu kelompok dengan kelompok yang lain. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita saling menerima dan menghargai \u201chasil pengamatan\u201d orang\/kelompok lain yang\u00a0<strong>RELATIF<\/strong>\u00a0berbeda dengan hasil pengamatan kita (atau yang berbeda dengan hasil pengamatan \u201cilmuwan\u201d yang kita ikuti) karena memang setiap orang dan setiap kelompok diciptakan dan hidup dalam kondisi berbeda yang memungkinkan hasil pengamatannya berbeda satu sama lain.<!--more--><\/p>\n<p>Selain itu, kondisi ini juga membuat saya ingat dengan pernyataan dosen astronomi saya beberapa waktu yang lalu. Mengetahui latar belakang saya yang NU, Beliau bercerita bahwa &#8220;Rif, tahun ini (awal) Ramadhan berbeda lagi&#8221;. Dari ekspresi wajah dan tubuh beliau, saya menangkap pesan\u00a0<em>\u201cSilakan saja mengikuti kelompok mana dalam mengawali Ramadhan, yang jelas karena kriteria penentuan awal bulan hijriah yang masih berbeda membuat awal ramadhan juga RELATIF berbeda\u201d.<\/em><\/p>\n<p>Pilihan Tarawih 20 Rakaat\u00a0<strong>RELATIF\u00a0<\/strong>berbeda dengan tarawih 8 Rakaat<\/p>\n<p>Pilihan membaca Alqur\u2019an dengan Langgam daerah\u00a0<strong>RELATIF\u00a0<\/strong>berbeda dengan yang memilih dan meyakini Alqur\u2019an tidak bisa dilantunkan dengan langgam daerah.<!--more--><\/p>\n<p>Bahkan, saya yakin, seyakin-yakinnya, yang saya tuangkan dalam tulisan ini juga\u00a0<strong>RELATIF\u00a0<\/strong>berbeda dengan pemahaman orang lain. Silakan berbeda selama kita punya dasar atas hasil pilihan kita, silakan berbeda selama masih menghormati pilihan orang lain yang berbeda dengan kita.<\/p>\n<p>*Mohon koreksinya jika ada kesalahan \ud83d\ude42<\/p>\n<p>Oleh : Mohammad Arief Rizqillah (Pendidikan Fisika UPI \/ Staff Departemen Nasional Pengkaderan KMNU Nasional)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Awal tahun lalu, saat bencana banjir &#8220;mengepung&#8221; sebagian wilayah Pulau Jawa termasuk Jawa Barat, saya &#8211;yang waktu itu sudah sekitar 1,5 tahun (hampir) selalu bolak-balik Bandung-Cirebon dan Cirebon-Bandung setiap pekan&#8211; begitu kelimpungan,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2248,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2243"}],"collection":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2243"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2243\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2243"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2243"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2243"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}