{"id":201,"date":"2015-08-18T08:13:38","date_gmt":"2015-08-18T08:13:38","guid":{"rendered":"http:\/\/wp.kmnu.or.id\/?p=201"},"modified":"2015-08-18T08:13:38","modified_gmt":"2015-08-18T08:13:38","slug":"perjalanan-7-lapisan-langit-langit-kelima","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/2015\/08\/18\/perjalanan-7-lapisan-langit-langit-kelima\/","title":{"rendered":"PERJALANAN 7 LAPISAN LANGIT (Langit Kelima)"},"content":{"rendered":"<p>Jibril mengeruk pintunya langit kelima kemudian penghuni langit berkata, \u201cSiapa ini?\u201d<\/p>\n<p>Jibril menjawab, \u201cSaya Jibril\u201d. \u201cDan siapa yang bersamamu?\u201d tanya mereka.<\/p>\n<p>\u201cMuhammad..\u201d Jibril\u00a0 menjawab. Mereka berkata, \u201cSelamat atas kedatanganmu dan kedatangan bagi orang yang bersama kamu,\u201d. Langit kelima ini dinamakan\u00a0<strong>al Muniirah.\u00a0<\/strong>Di dalamnya aku melihat makhluk ciptaan Allah SWT yang diantaranya berupa malaikat yang amat besar ukurannya. Seandainya Allah memerintahkannya untuk menelan langit yang ketujuh itu dalam waktu sekali telan maka itu akan mudah baginya. Karena memandang bentuknya yang amat besar. Malaikat itu memanggil-manggil, \u201cWahai Tuhanku, orang yang bermaksiat itu tidak mengenal kekuasaan yang Engkau miliki, subhanallah alangkah sayangnya Engkau terhadap makhluk-makhluk Mu.<!--more--><\/p>\n<p>Nabi SAW pun melihat pintu yang terdapat dua tulisan yang tampak bercahaya dan berkilauan. Dua tulisan itu adalah \u201c<em>Laa ilaaha illallahu Muhammadar Rasulullah.\u201d\u00a0<\/em>Maka ketika Nabi SAW membacanya terjatuhlah gembok pintunya, sehingga pintunya pun terbuka. Di dalamnya Nabi melihat dari arah timur langit tingkat kelima hingga perbatasan bumi lapis ketujuh paling bawah, tampak neraa Jahannam yang gelap gulita dan dipenuhi oleh kemurkaan Allah, serta asapnya yang terlihat terus mengepul. Ketika itu pula ada malaikat yang besar ukurannya terlihat amat menakutkan. Ia selalu menampakkan kemarahannya, ia sangat ejam tidak kenal kompromi diantara dua matanya ada pusat syaraf yang seandainya ia menatap bumi niscaya matilah orang yang ada didalamnya dengan tidak tersisa.<\/p>\n<p>Nabi SAW berkata, \u201cKukatakan pada saudaraku Jibril, siapakah ini yang membuat bulu kulitku merinding dan hatiku merasa gemetar?\u201d Jibril menjawab, \u201cIni adalah malaikat Malik penjaga Neraka. Allah telah menciptakannya dari kemurkaan dan kemarahan-Nya. Ia senantiasa seperti itu sejak dia diciptakan.\u00a0 Allah telah memberi kuasa padanya atas neraka Jahannam karena sangat marahnya kepada musuh-musuh-Nya. Mendekat dan ucapkanlah salam padanya.\u201d Maka Nabi pun mendekat dan mengucapkan salam padanya., tapi ia tak menjawab salam beliau. Lalu Jibril bertanya, \u201cMengapa engkau tak menjawab salam kekasih Allah?\u201d. Seraya ia mengatakan, \u201cAllah..Allah, mohon dimaafkan wahai kekasih Allah.\u201d<\/p>\n<p>\u201cSekarang perlihatkan padaku neraka Jahannam,\u201d Selanjutnya malaikat Malik menjawab, \u201cSaya tidak kuasa akan hal itu.\u201d Ketika itu tiba-tiba ada suara memanggil dari Dzat Yang Maha Tinggi dan paling tinggi, \u201cJangan kau menentang kehendak kekasih-Ku Muhammad\u201d Maka ketika itu terbukalah tabir dan terlihat suasana hitam lagi gelap gulita yang dicampuri oleh kemarahan Allah. Kemudian setelah itu tertutup kembalilah pintu tabir seperti sedia kala. Nabi pun telah melihat keajaiban langit kelima beserta isinya. Kemudian para malaikat berbaris dan aku maju sekaligus memimpin shalat dua raka\u2019at bersama mereka. Selanjutnya Nabi dan malaikat Jibril pun menanjak menuju langit keenam.<\/p>\n<p><strong>Oleh : Widiaturrahmi &#8211; KMNU UII<\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Bersambung : Perjalanan 7 Lapisan Langit (Langit Keenam)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jibril mengeruk pintunya langit kelima kemudian penghuni langit berkata, \u201cSiapa ini?\u201d Jibril menjawab, \u201cSaya Jibril\u201d. \u201cDan siapa yang bersamamu?\u201d tanya mereka. \u201cMuhammad..\u201d Jibril\u00a0 menjawab. Mereka berkata, \u201cSelamat atas kedatanganmu dan kedatangan bagi orang yang bersama kamu,\u201d. Langit kelima ini dinamakan\u00a0al Muniirah.\u00a0Di dalamnya aku melihat makhluk ciptaan Allah SWT yang diantaranya berupa malaikat yang amat besar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":206,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201"}],"collection":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=201"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/201\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}