{"id":1901,"date":"2015-10-03T09:30:53","date_gmt":"2015-10-03T09:30:53","guid":{"rendered":"http:\/\/wp.kmnu.or.id\/?p=1901"},"modified":"2015-10-03T09:30:53","modified_gmt":"2015-10-03T09:30:53","slug":"iman-pkn-stan-adakan-acara-bertajuk-bagi-buku-kuliah-gratis-dan-sharing-session","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/2015\/10\/03\/iman-pkn-stan-adakan-acara-bertajuk-bagi-buku-kuliah-gratis-dan-sharing-session\/","title":{"rendered":"IMAN PKN-STAN Adakan Acara Bertajuk Bagi Buku Kuliah Gratis dan Sharing Session"},"content":{"rendered":"<p><strong>Pekan pertama kuliah, IMAN PKN-STAN sambut jamaah baru lewat acara bertajuk\u00a0<em>Bagi Bagi Buku Kuliah Gratis dan Sharing Session<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong>KMNU\u00a0<em>Online,<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Jakarta &#8211; Merupakan hari spesial bagi Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin Politeknik Keuangan Negara STAN, karena kemarin (04\/10) IMAN PKN-STAN (Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin Politeknik Keuangan Negara-STAN) tengah kedatangan keluarga baru. Tidak tanggung tanggung lebih dari 110 orang mahasiswa dan mahasiswi baru PKN-STAN hadir dengan penuh antusias untuk turut serta dalam acara bertajuk Bagi Bagi Buku Kuliah Gratis dan Sharing Sesion yang diadakan oleh IMAN PKN-STAN dalam rangka penyambutan jamaah baru. Tidak mau kalah dengan mahasiswa mahasiswi baru, mahasiswa reguler yang sudah duduk di semester 3 dan 5, serta mahasiswa dari prodi DIII Khusus juga turut hadir dalam acara yang diadakan di Masjid Al Barkah Kalimongso ini.<!--more--><\/p>\n<p>Acara dibuka tepat pada pukul 07.30 dengan penampilan dari tim hadroh IMAN, Badrud Tamam. Setelahnya, acara dilanjutkan dengan rangkaian pembukaan oleh MC dan pembacaan ayat suci Al Qur\u2019an serta pembacaan sari tilawah oleh Uluwan Maurist Thuba dan M. Wildan Basri.Kemudian tepat pukul 08.35 rangkaian acara sambutanpun dimulai, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua IMAN periode 2014\/2015, M.Roid Nashiruddin dan sambutan kedua disampaikan oleh pembina IMAN, Ustad M. Dawud Arif Khan. Setelah menyampaikan sambutannya, pembina sekaligus pendiri IMAN, Ustad Dawud,juga menyampaikan beberapa materi terkait dengan pengenalan IMAN. Materi yang disampaikan oleh ustadz Dawud Arif Khan mencakup tentang profil IMAN, sejarah panjang mengapa IMAN didirikan sampai perkembangan kegiatan IMAN sampai saat ini. Pada mulanya IMAN memang dirikan dari sebuah \u201ctradisi\u201d ngumpul bareng dan mengaji bareng dari beberapa mahasiswa yang memiliki kultur dan latar belakang yang sama. Mahasiswa-mahasiswa muda dari berbagai daerah itu berkumpul untuk tahlil bersama, yasinan dan mengaji kitab kuning bersama. Hal ini di dukung pula karena pada waktu itu juga ada berbagai komunitas yang kurang bisa menjaga kerukunan antar masyarakat dan mahasiswa. Sehingga IMAN, hampir 25 tahun yang lalu hadir untuk membentengi mahasiswa dari paham yang tidak sesuai dengan nilai luhur islam yang ramah dan menjaga kerukukan serta persatuan masyarakat. Sampai sekarang IMAN sudah mengembangkan dirinya dengan berbagai macam kegiatan selain ngaji. IMAN telah mempunyai \u201cIMAN Education\u201d yang merupakan bagian dari IMAN yang menyelenggarakan pengadaan Buku USM STAN dan Bimbingan Belajar untuk bisa membantu teman-teman yang ingin masuk menjadi Mahasiswa PKN-STAN.<\/p>\n<p>Setelah pengenalan IMAN disampaikan secara lisan oleh Ustad Dawud, acara selanjutnya adalah juga masih berkenaan dengan pengenalan IMAN, bedanya pengenalan ini disampaikan secara visual, yakni dengan pemutaran video. Salah satu isi acara yang penting merupakan pengenalan program beasiswa dari Dana Umat Alumni IMAN (DU AL IMAN) oleh Abdulloh Rifqi selaku wakil ketua DU AL IMAN. Sebelum penyampaian program beasiswanya, Wakil Ketua DU juga menyampaikan sedikit kesan perihal pengalaman pengenalannya terhadap IMAN beberapa tahun lalu.Kemudian acara dilanjutkan dengan sholawatan bareng dan ditutup dengan Mahalul qiyam yang syahdu dan doa bersama para mahasiswa baru.<\/p>\n<p>Dengan ditutupnya rangkaian acara sesi pertama pada pukul 09.55, acara sesi selanjutnyapun dimulai. Seluruh peserta dibagi kedalam 12 kelompok kecil berdasarkan jurusan, kelompok kecil ini terdiri dari 10 sampai 12 orang dimana masing masing kelompok akan mempunyai 1 orang mentor yang berfungsi sebagai pemandu acara sharing session dan bagi buku. Acara sharing berlangsung dengan tertib, para mahasiswa baru banyak bertanya perihal kehidupan kampus dan juga tentang kegiatan IMAN sekaligus pengalaman berorganisasi di IMAN. Begitu pula dengan acara bagi bagi buku kuliah gratis, acara berjalan dengan tertib dan masing masing peserta dapat dipastikan telah mendapatkan pinjaman buku sebanyak 2 sampai 4 buku perorang. Buku buku tersebut nantinya akan dipinjamkan selama 1 tahun untuk kemudian dipinjamkan kembali kepada generasi selanjutnya di tahun depan. Setelah rangkaian acara makan bersama dan sholat dhuhur berjamaah usai, sampailah pada penghujung acara, yakni sesi foto bersama antara peserta dan panitia.<\/p>\n<p>Salah satu peserta dari mahasiswa baru menuturkan, bahwasanya acara ini sangat bermanfaat bagi mereka, dengan adanya acara ini mereka dapat lebih siap untuk menghadapi perkuliahan di kampus, baik dari segi mental maupun material. Disamping itu mereka juga sekaligus dapat mengenal IMAN secara lebih dekat serta mendapatkan teman baru yang dipertemukan di dalam acara ini. Rizki Tri Amanda, selaku Koordinator Pelaksana acara penyambutan jamaah baru juga mengaku merasa sangat puas, karena acara telah berjalan dengan lancar dan sukses. (Arum Ritma Ristanti)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pekan pertama kuliah, IMAN PKN-STAN sambut jamaah baru lewat acara bertajuk\u00a0Bagi Bagi Buku Kuliah Gratis dan Sharing Session KMNU\u00a0Online, Jakarta &#8211; Merupakan hari spesial bagi Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin Politeknik Keuangan Negara STAN, karena kemarin (04\/10) IMAN PKN-STAN (Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin Politeknik Keuangan Negara-STAN) tengah kedatangan keluarga baru. Tidak tanggung tanggung lebih dari 110 orang mahasiswa&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1902,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1901"}],"collection":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1901"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1901\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}