{"id":1363,"date":"2016-02-14T16:38:00","date_gmt":"2016-02-14T16:38:00","guid":{"rendered":"http:\/\/wp.kmnu.or.id\/?p=1363"},"modified":"2016-02-14T16:38:00","modified_gmt":"2016-02-14T16:38:00","slug":"kajian-kitab-aqidatul-awam1-sejarah-kitab-aqidatul-awam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/2016\/02\/14\/kajian-kitab-aqidatul-awam1-sejarah-kitab-aqidatul-awam\/","title":{"rendered":"Kajian kitab Aqidatul Awam#1 Sejarah kitab Aqidatul Awam"},"content":{"rendered":"<p>Segala puji milik Allah yeng telah memberikan nikmat atas hambanya yang mukmin dengan cara memuliakannya berupa melihat-Nya di surga nanti. Sholawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada seorang hamba yang telah diutus untuk memberikan rahmat bagi seluruh manusia, seumpama tanpa beliau niscaya keadaan manusia lebih buruk daripada hewan,\u00a0 atas keluarga nabi yang mulia, dan atas sahabat nabi yang menjadi lampu dalam kegelapan, serta para tabiin sampai hari dimana lisan terkunci dan semua anggota badan berbicara.<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p>Sebelum membahas kitab <em>Aqidatul Awam<\/em>, hendaknya sangat perlu diketahui latar belakang\/sejarah ditulisnya kitab nadhom ini, yang telah dua abad lebih menjadi pedoman umat muslim sedunia. Suatu ketika <em>nadhim<\/em> kitab <em>aqidatul awam<\/em> yaitu Sayyid Ahmad Al-marzuqi Al-maliki bermimpi bertemu Rasulullah SAW dalam tidurnya di akhir malam jum\u2019at pada awal bulan rajab hari ketujuh tahun 1258 H. Pada saat itu, sahabat nabi sedang berdiri disekitar <em>nadhim<\/em>. Terjadi percakapan singkat sebagai berikut :<\/p>\n<p>Nabi SAW\u00a0 bersabda : \u201cBacalah nadhom tauhid yang mana bila seseorang menghafalnya, maka akan masuk surga dan akan hasil maksudanya dari setiap kebaikan yang sesuai dengan Al-Qur\u2019an dan As-Sunnah.\u201d<\/p>\n<p><em>Nadhim<\/em> bertanya : \u201capakah nadhoman itu ya Rasulullah?\u201d<\/p>\n<p>Sahabat menyahut dan berkata kepada <em>nadhim<\/em>: \u201cDengarlah ! apa yang akan diucapkan oleh Rasulullah SAW\u201d<\/p>\n<p>Rasulullah SAW berkata : \u201c katakanlah ! <em>abda\u2019u bismillahiwarrohmani<\/em>&#8230;\u201d<\/p>\n<p>Rasulullah SAW membacakan nadhom pertama yaitu \u201c<em>abdau bismillahiwarrohamnni\u201d<\/em> hingga akhir nadhom yang berbunyi \u201c<em>washuhuful kholili wal kalimi # fiha kalamul hakamil alimi<\/em>\u201d. Kemudian <em>nadhim<\/em> membacakan nadhom tersebut dihadapan Rasulullah dan para sahabat.\u00a0 Rasulullah pun mendengarkannya. Setelah bangun dari tidurnya maka <em>nadhim <\/em>membaca nadhom yang telah diajarkan oleh Rasulullah di dalam mimpinya. Atas izin Allah, <em>nadhim<\/em> telah hafal nadhom tersebut dari awal hingga akhir.<\/p>\n<p>Suatu ketika di malam jum\u2019at yaitu malam ke-18 bulan <em>dzul qo\u2019dah<\/em>, <em>nadhim<\/em> bermimpi bertemu Rasulullah untuk yang kedua kalinya di waktu sahur. Terjadi perbincangan singkat,<\/p>\n<p>Rasullah berkata : \u201cBacalah ! apa yang telah kamu dapatkan sebelumnya\u201d<\/p>\n<p>Kemudian <em>nadhim<\/em> membacanya (dalam hal ini hafal) dari awal hingga akhir. Pada saat itu posisi <em>nadhim<\/em> dalam keadaan berdiri di depan Rasullah SAW. Sedangkan para sahabat berdiri diantaranya seraya berkata \u201c<em>Amii<\/em>n\u201d setelah dibacakan akhir setiap nadhom.<\/p>\n<p>Setelah selesai membacanya, Rasul berkata kepada <em>nadhim<\/em> : \u201cAllah akan memberikan pertolongan kepadamu terhadap apa yang telah Allah ridhoi\u00a0 dan Semoga Allah menerimamu atas nadhom tersebut. Semoga Allah memberkahi atas kamu dan atas orang-orang mukmin. Semoga nadhoman\u00a0 ini bermanfaat bagi hamba-hamba Allah\u201d. Adapun bait selanjutnya yaitu dari bait \u201c<em>wakulluma ata bihirrasulu # fa haqquhuttaslimu wal qabulu<\/em>\u201d hingga akhir kitab, <em>nadhim<\/em> menambahkannya sendiri.<\/p>\n<p>Berikut sejarah ditulisnya nadhom <em>aqidatul awam<\/em>, penulis menyarankan kepada pembaca semuany untuk menghafal nadhom tersebut, insyaAllah akan mendapat manfaatnya seperti yang disabdakan Rasulullah dalam mimpi <em>nadhim<\/em>. Untuk pembahasan selanjutnya, setiap nadhom akan diberikan penjelasan dari Al-qur\u2019an dan kitab-kitab tauhid lainnya, seperti syarah <em>aqidatul awam<\/em>, <em>nurudholam<\/em> karya Syekh Nawawi al-Bantani, kemudian <em>Jalailul afham<\/em> karya Sayyid Muhammad bin Alawi Al-maliki. Semoga penulis diberikan kekuatan oleh Allah sehingga mampu menulis hingga akhir bait kitab <em>aqidatul awam<\/em>.<\/p>\n<p>Wallu a\u2019lam bishowaab.<strong>(Hamzah Alfarisi)<\/strong><\/p>\n<p>Keterangan:<\/p>\n<p><em>\u00b9<\/em> <em>Nadhim<\/em> : Pengarang kitab <em>aqidatul awam<\/em>.<\/p>\n<p><em>\u00b2 Nadhom<\/em> : Rangkaian kata dalam bahasa arab sehingga membentuk pola yang indah dan memiliki makna yang padat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Segala puji milik Allah yeng telah memberikan nikmat atas hambanya yang mukmin dengan cara memuliakannya berupa melihat-Nya di surga nanti. Sholawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada seorang hamba yang telah diutus untuk memberikan rahmat bagi seluruh manusia, seumpama tanpa beliau niscaya keadaan manusia lebih buruk daripada hewan,\u00a0 atas keluarga nabi yang mulia, dan atas&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1364,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1363"}],"collection":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1363"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1363\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1363"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1363"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kmnu-old.kiarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1363"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}